Minggu, 14 November 2010

107 Preman Digaruk (B.Indonesia 1)

PENJARINGAN (Pos Kota) – Genderang perang terhadap kejahatan jalanan terus ditabuh polisi. Razia pun digelar di seluruh penjuru wilayah hukum Polda Metro Jaya. Sehari semalam, operasi bersandi Pekat Jaya tersebut menjaring 107 orang pada daerah yang dianggap rawan di empat wilayah.

Selain mengamankan orang-orang yang dianggap bikin resah warga, petugas juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya mobil dan motor, senjata api dan senjata tajam.

Dalam operasi yang digelar serentak di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Timur, polisi menggelandang penjudi, pemalak, pak ogah, pengamen dan calon kendaraan.

Seperti diberitakan sebelumnya, di wilayah Jakarta Utara, petugas Polsek Metro Penjaringan mencokok 14 preman yang terjaring di Jl. Gedong Panjang, Jembatan Tiga, Pakin, Tanah Merah, Jembatan Dua dan Pluit. Salah satunya, Yopi, 31, dibekuk lantaran membawa samurai saat berboncengan motor dengan temannya. Melihat polisi, ia membuang samurai itu ke pinggir jalan.
Namun, petugas yang dipimpin Kanit Reskrim, AKP. Dedi Murty, tak kalah gesit meringkusnya. “Saya bawa samurai untuk jaga diri karena sebelumnya motor susah sekali keluar dari tempat pakir di kawasan Royal,” katanya berdalih kepada Kapolsek AKBP Achmad Ibrahim.
Sedangkan razia di kawasan Kota, Jl. Gajah Mada dan Jl. Raya Mangga Besar, yang digelar aparat Polres Metro Jakarta Barat pimpinan Kasat Reskrim, AKBP Ferdy Sambo. Petugas meringkus 14 penjudi, pembawa air soft gun tanpa surat, serta pengedar narkoba.
Sebuah mobil Alphard, Toyota Vios dan delapan motor tanpa STNK, diamankan polisi. “Tak hanya daerah rawan, operasi akan digelar di semua tempat,” ujarnya.

TAK SALAH, DILEPAS

Sedangkan petugas di Polres Metro Jakarta Timur yang dipimpin Kompol Dodi Rahmawan, Kasat Reskrim, menjaring 74 preman. Setelah diperiksa, hanya 16 orang yang terbukti melanggar hukum karena menjual minuman keras, tiga orang menodong dengan senjata api, mencuri dan 10 orang berjudi jackpot. “Mereka yang tak terbukti bersalah kami perbolehkan pulang setelah mendapat pengarahan,” kata Kabag Ops Polres Jakarta Timur, AKBP Kuncoroyakti.
Sementara itu, empat pemuda yang diduga sedang pesta narkoba dijaring petugas gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat, di Jl.Asia- Afrika, Jakpus. Petugas menemukan selinting ganja dan senjata api air soft gun ilegal.
Razia yang dipimpin Kapolsek Tanah Abang, AKBP Jhonson Ronal, Sik, diduga telah bocor terlebih dahulu. Padahal berdasarkan informasi warga tempat itu rawan gangguan keamanan dan ketertiban, tapi saat digelar razia tempat itu sepi. “Mereka yang terbukti melanggar hukum akan ditindak tegas,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakpus, Kompol Yoyon Toni Putra. (ilham/warto/ifand/deny/silaen/B)

====================================================================
Perbaikan kata - kata yang salah :
====================================================================
  1. Menjaring = Menangkap
  2. Bikin = Membuat
  3. Digelar = Dilakukan
  4. Pinggir jalan = Tepi jalan
  5. Gesit = Cepat
  6. Selinting = Sebuah gulungan (ganja)
  7. Menggelandang = Membawa (menangkap)
  8. Bocor = Ketahuan
  9. Menodong = meminta secara paksa
  10. Berboncengan motor = Bersama naik motor

0 komentar:

Posting Komentar