Senin, 09 Mei 2011

Resensi Novel "Summer In Seoul"

Judul : Summer In Seoul
Penulis : Ilana Tan
Genre : Metropop
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2006
Jumlah halaman : 280 halaman
Price : Rp 43.350,00

Novel ini bercerita tentang seorang gadis blasteran Indonesia-Korea yang bernama Sandy, mahasiswi tahun ketiga di Seoul yang bekerja sambilan di butik milik Mister Kim. Kehidupan Sandy biasa-biasa saja sampai suatu hari ketika ia berbelanja di sebuah minimarket dan menyadari bahwa ponselnya tertukar dengan ponsel orang di belakangnya, yang kebetulan pada waktu itu ponsel mereka sama dan mereka sama-sama menaruh ponsel itu di atas meja kasir ketika akan membayar belanjaan. Sandy yang ingin mengambil kembali ponsel miliknya yang tertukar pun segera menelepon ponselnya dengan ponsel milik orang itu, dan orang itu menyuruhnya agar Sandy datang saja ke rumahnya. Ketika Sandy ke rumah orang itu, baru tahulah ia bahwa orang yang ponselnya tertukar dengan Sandy itu adalah Tae Woo, penyanyi Korea yang sangat digemari oleh temannya, dan juga oleh kakaknya yang meninggal karena kecelakaan pada saat jumpa penggemar Tae Woo.


Tae Woo yang sedang digosipkan gay, meminta Sandy untuk berpura-pura menjadi pacarnya, awalnya Jung Tae-Woo tidak curiga kenapa Sandy langsung menerima tawarannya. Sementara Sandy hanya bisa berharap ia tidak akan menyesali keputusannya terlibat dengan Jung Tae-Woo. Hari-hari musim panas sebagai kekasih Jung Tae-Woo dimulai. Perubahan rasa itu pun ada. Namun keduanya tidak menyadari kebenaran kisah empat tahun lalu sedang mengejar mereka.

Hari demi hari mereka lalui sebagai pacar pura-pura, namun Sandy mulai merasa bahwa ia menyukai Jung Tae-Woo, dan begitulah sebaliknya. Sementara itu wartawan terus mencari informasi tentang hubungan mereka berdua dan tentang siapa Sandy sebenarnya. Sampai akhirnya diketahui bahwa Sandy adalah adik dari seorang penggemar Jung Tae-Woo yang meninggal dunia pada acara jumpa penggemar 4 tahun lalu, ternyata inilah kasus yang membuat Jung Tae-Woo sempat menghindari diri dari dunia hiburan. Mengetahui hal ini wartawan membesar-besarkan bahwa Sandy hanya ingin membalaskan dendam kakaknya yang meninggal duni karena sebuah acara yang menyangkutkan Jung Tea-Woo di dalamnya. Namun kenyataannya Sandy tulus membantu Jung Tae-Woo untuk menjadi pacar pura-puranya, ditambah lagi Sandy mulai merasa bahwa ia menyukai Jung Tae-Woo. Sandy pun meminta maaf dan menjelaskan tak ada maksud balas dendam kepada Jung Tae-Woo. Jung Tae-Woo pun berusaha mempercayai Sandy. Suatu saat ketika Sandy berada di Indonesia untuk menenangkan diri dan bertemu kedua orang tuanya, ia mengalami kecelakaan lalu lintas di dalam taksi yang ditumpanginya sampai tak sadarkan diri. Sahabat Sandy, Kang Young-Mi yang sudah lebih dulu mengetahui keadaan itu berusaha memberi tahu Jung Tae-Woo. Jung Tae-Woo yang khawatir sesegera mungkin pergi ke Jakarta untuk melihat kondisi Sandy dan ingin menemaninya sampai sadar kembali. Saat itulah dimana Jung Tae-Woo jujur akan perasaannya sendiri kepada Sandy walaupun ia belum juga sadarkan diri. Beberapa hari setelah itu Sandy pun sadar dari komanya, di situlah mereka saling jujur atas perasaan mereka masing-masing.

Kelebihannya :

gaya bahasanya mudah dimengerti. Terdapat keterangan arti kata-kata yang menggunakan bahasa korea, sehingga bagi para pembaca yang tidak mengerti bahasa korea dapat mengerti dengan membaca keterangan yang ada. Ekspresi-ekspresi yang digunakan sesuai dan memuaskan sama seperti saat menonton film.

Kekurangannya :

dari judulnya seharusnya kita bisa membayangkan bagaimana indahnya Seoul, Korea saat membacanya, namun yang ada hanya sedikit setting tempat yang menunjukkan kalau itu di Korea sehingga tidak terasa Koreanya.


0 komentar:

Posting Komentar